digital & e-community Remaja Paroki Ibu Teresa Cikarang

Belakangan ini banyak terjadi penyimpangan perilaku yang proporsional tentang konsep mendidik anak-anak dengan mendidik anak remaja. Perilaku mendidik anak sangat disesuaikan dengan perkembangan usianya, begitu pula dengan remaja. Sebab itu dengan mengetahui psikologis anak dan remaja berarti mengetahui tentang cara, tentang kebutuhan, juga tentang penyikapan yang bijaksana dalam mendidik anak usia tumbuh-kembang.

Perubahan sikap oleh remaja dialami sebagai respon terhadap dunia luarnya, mengapa demikan? Itu terjadi oleh karena mereka sedang meniru atau sedang mengkonsepkan dirinya pada hal yang ideal menurutnya. Itulah mengapa remaja dikatakan labil dan sedang dalam masa transisi, boleh jadi yang mereka tiru adalah sebuah life style atau gaya hidup semata yang tengah menjadi trend masa kini. Yang harus kita arahkan bagi para remaja kita adalah menemukan sosok dirinya sebagai pribadi yang independent yang memiliki self style atau gaya pribadi sebagai manusia unik dan autentik yang membedakan ciri khas karakter antara pribadi satu dengan lainnya.

Life style terbawa oleh karena perkembangan zaman yang penuh akulturasi budaya yang mempengaruhi pola pikir dan pola perilaku anak. Inilah tantangan orangtua masa kini dalam mendidik anak yaitu mengacu tentang bagaimana menyikapi hal modern dengan tidak lupa mengajarkan pula mengenai nilai-nilai kearifan lokal, hal-hal yang juga normatif pada kebudayaan setempat.

Dan terkadang bagi beberapa orangtua yang awam tentang kemajuan zaman yang semakin mengemas ilmu pengetahuan dan tekhnologi saat ini seringkali memanjakan putra-putrinya dengan materil dan membebaskan sang anak bermain dengan apa yang baru dikenalnya “Tekhnologi”.

Sikap memanjakan seorang anak dengan materil adalah sikap yang mengurangi kreatifitas anak untuk memperoleh sesuatu yang dibutuhkan bagi anak dan itu juga mempengaruhi perkembangan sang anak dalam menerima tanggung jawab sebagai pribadi di masa depannya dan dewasanya . Adanya kemajuan zaman yang serba instan dan prilaku yang memanjakan anak dengan materil akan mendorong pola pikir sang anak menuju budaya konsumtif, sehingga secara psikologis ia belum mampu berprilaku mandiri dan produktif dalam tuntutan masa depannya. Inilah kesalahan terbesar bagi masyarakat metropolis dalam menyikapi perkembangan anak.

Semestinya perilaku konsumtif sang anak dihentikan saat umur 15 tahun, setelah 15 tahun ke atas orientasi yang perlu dilakukan oleh para orangtua adalah membimbing anak menuju kematangannya yaitu dengan mengayomi, membimbingnya, mengarahkan dan memberikan kesempatan pada sang anak mengenai perencanaan masa depannya, mengenai peranan sosial dalam lingkungan setempat, maupun mengenai motivasi untuk berprestasi yang akan menjunjungnya ke arah karir.

Bentuk perlakuan mendidik anak usia remaja sampai dengan dewasa awal antara lain adalah:

  1. memberikan nasihat dan petuah- petuah bijak yang menimbulkan motivasi dan gairah bagi sang anak untuk berprestasi.
  2. mengarahkan dan membimbing anak mengenai cara dan etika yang baik dalam bergaul dengan sebayanya, orang yang lebih muda, serta orang yang lebih tua diatasnya, maupun terhadap lawan jenis.
  3. memberikan arahan dalam memilih jodoh yang baik, bentuk- bentuk keteladanan yang baik dalam menyikapi permasalahan sehari- hari dalam memaknai hidup.

Dengan demikan, apapun bentuk perkembangan zaman yang akan kita hadapi nanti tidak akan berpengaruh signifikan terhadap perubahan perkembangan anak sampai dengan usia dewasanya, jika kita berlaku bijak sebagai orangtua yang baik.

Dikutip dari Kompas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: