digital & e-community Remaja Paroki Ibu Teresa Cikarang

Ketika seorang aktivis dalam rapat Dewan Pleno Paroki Ibu Teresa mengatakan bahwa menghimbau umat dengan ayat-ayat Kitab Suci upahmu besar di surga itu sudah tidak laku lagi. Yang laku dalam mengajak umat adalah dengan kata-kata yang menarik seperti ikutlah retret 3 hari “menjadi Ayah yang sukses mendidik anak” misalnya, saya tersentak kaget dan tersadarkan bahwa itulah fakta yang hidup dalam umat Paroki Ibu Teresa Cikarang (PITC) dan masyarakat. Dengan demikian terungkap bahwa kita semua khawatir bagaimana menghadapi krisis bencana alam dan moral yang bertubi-tubi menghantam masyarakat Indonesia pada umumnya dan umat PITC pada khususnya (“wani pira” dulu dong). Mungkin kalau mau dipertajam pribadi lepas pribadi tentu sangat khawatir bahkan takut menatap masa depan diri dan anaknya yang semakin tidak menentu tersebut. Semoga kesimpulan ini keliru, namun kalau benar selanjutnya bagaimana umat PITC memperkuat diri supaya tidak terlalu khawatir lagi menghadapi hidup di masa mendatang. Sedangkan di satu pihak kelihatannya ayat-ayat Kitab Suci sudah kurang laku lagi, kurang menjadi pedoman hidup dan sakramen-sakramen Gereja juga kurang dihidupi dan dihayati dalam hidup keseharian.

Jangan-jangan benar kata nabi Yesaya bahwa kita semua adalah bangsa yang sedang berjalan dalam kegelapan. Oleh karena itu seperti Maria Magdalena dan Maria yang lain, kita semua umat PITC diharapkan mengalami Paskah Kristus dengan diminta pergi ke Galilea untuk menjumpai Kristus sendiri (Mat Mat 28 : 1 – 10). Bagi kita di jaman global ini, ada himbauan untuk pergi ke tempat damai yaitu “Galilea Batin”, dimana Yesus yang Bangkit bisa dijumpai. Jadi tempat dimana ada suasana damai dan tidak ada lagi ketakutan adalah batin kita. Itulah Paskah bagi kita umat PITC sepanjang hidup dan dimanapun berada. Diharapkan seluruh umat PITC mengalami kebangkitan Yesus yaitu perayaan berkumpulnya para murid Yesus dalam Suasana Damai Batin, bukan dalam Ketakutan lagi.

Bagaimana kita pergi ke tempat “Galile Batin”? Salah satu cara untuk sampai ke “Galilea Batin” dan berjumpa dengan Yesus yang bangkit kita perlu latihan doa lectio divina (bacaan Ilahi) dan doa kontemplasi (memandang dengan mata batin peristiwa rahmat Allah). Dengan hati/batin yang baru, penuh cintakasih dan damai, kita semua diutus untuk melayani keluarga, Gereja, Masyarakat dan Alam semesta. Semoga dengan demikian akan semakin berkurangnya krisis bencana alam dan moral di dunia yang indah ini. Warisan itulah yang kita berikan kepada generasi muda Gereja dan bangsa, anak-anak kita semua. Amin.

Selamat Paskah 2014

Salam dan doa,

 

RD. Samuel, RD. Michael, RD. Yakin dan Fr. Dipta

Komunitas Pastoran PITC

Virus Dengue menginfeksi tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus di dalam tubuh, virus Dengue mengalami perlawanan dari tubuh, dan menimbulkan manifestasi yang beragam.

Virus dengue sampai sekarang dikenal 4 (empat) serotipe (Dengue-1, Dengue-2,Dengue-3 dan Dengue-4), termasuk dalam group B Arthropod Borne Virus (Arbovirus). Keempat serotipe virus ini telah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Hasil penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa Dengue-3 sangat berkaitan dengan kasus DBD berat dan merupakan serotipe yang paling luas distribusinya disusul oleh Dengue-2, Dengue-1 dan Dengue-4.

MANISFESTASI INFEKSI VIRUS DENGUE

Tidak menimbulkan gejala

Walaupun terinfeksi virus Dengue penderita tidak sakit karena faktor kekebalan tubuh (imunitas)

Menimbulkan gejala.

Gejala timbul 4-6 hari setelah gigitan nyamuk.

a. Demam tidak spesifik

Merupakan demam tidak khas dan dapat terjadi pada penyakit lain seperti demam pada pilek.

b. DEMAM DENGUE (DD)

Merupakan demam dengan ciri khas:

  1. Demam tinggi mendadak 2-7 hari, dengan gejala penyerta:
    • Nyeri kepala
    • Nyeri belakang bola mata
    • Nyeri otot dan nyeri sendi
    • Flushing ( muka panas kemerahan), ruam kulit
    • Mual, muntah
    • Nyeri perut, karena ada pembengkakan hati.
    • perdarahan ( bintik-bintik merah di kulit)
  2. Manifestasi Leukopenia (jumlah angka lekosit di bawah nilai normal).
  3. Angka Trombosit masih dalam rentang normal, atau menurun (Trombositopenia) di mana nilai trombosit lebih kecil dari 100.000.
c. DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
  1. Perbedaan utama DD dan DBD adalah pada DBD ditemukan adanya kebocoran cairan darah pada pembuluh darah, yang menyebabkan darah mengental.
    • Adanya kebocoran cairan darah ini ditunjukkan dengan nilai hematokrit yang meningkat >20% (Hemokonstrasi), misalnya 35% menjadi 42%
    • DBD derajat I : hemokonsentrasi, angka trombosit turun.
    • DBD derajat II : hemokonsentrasi, trombositopenia, perdarahan spontan (mimisan, gusi berdarah, muntah darah, kencing darah, berak darah)
    • DBD derajat III : menuju ke arah syok
    • DBD derajat IV : SYOK, bila tidak tertangani: kematian.
  2. Tanda-tanda syok :
    • Kulit teraba dingin dan lembab terutama pada ujung hidung, ujung jari tangan dan kaki
    • Penderita menjadi gelisah
    • Sianosis (biru) di sekitar mulut
    • Nadi cepat, lemah, kecil sampai tak teraba
    • Tekanan nadi menurun, sistolik menurun sampai 80 mmHg atau kurang
  3. Tanda-tanda perdarahan :
    • Perdarahan ini terjadi di semua organ. Bentuk perdarahan dapat hanya berupa uji Tourniquet (Rumple Leed) positif atau dalam bentuk satu atau lebih manifestasi perdarahan sebagai berikut ptekiae, purpura, perdarahan di mukosa, gusi, mimisan, perdarahan di usus, lambung atau saluran kencing. Ptekiae sering sulit dibedakan dengan bekas gigitan nyamuk.
    • Untuk membedakannya regangkan kulit, jika hilang maka bukan petekie. Uji Tourniquet positif sebagai tanda perdarahan ringan, dapat dinilai sebagai presumptif test (dugaan keras) oleh karena uji Tourniquet positif pada hari-hari pertama demam terdapat pada sebagian besar penderita DBD. Namun uji Tourniquet positif dapat juga dijumpai pada penyakit virus lain (campak, demam chikungunya), infeksi bakteri (typhus) dan lain-lain. Uji Tourniquet dinyatakan positif, jika terdapat 10 atau lebih petekie pada seluas 1 inci persegi (2,5×2,5 cm) di lengan bawah bagian depan (volar) dekat lipat siku (fossa cubiti)

PERJALANAN PENYAKIT DD/ DBD

Infeksi virus Dengue –> Masa akut (Hari 1,2,3): –> Masa kritis (Hari 4,5,6) –> Masa pemulihan (Hari 7,8)
muncul gejala- gejala. demam. 2 hari pertama dapat dipastikan DD dengan pemeriksaan lab Ns 1 Ag suhu tubuh mulai turun, jumlah trombosit turun dan darah mengental. Kritis karena dapat terjadi perdarahan dan syok

Yang harus diperhatikan pada masa kritis: 6K Kritis

  • Kesadaran menurun, gelisah, rewel
  • Kulit, ujung kaki dan tangan lembab, dingin
  • Kencing berkurang
  • Kejang
  • Kurang makan, minum, muntah terus
  • Keluar darah ( hidung, gusi, mulut, dubur)

Penyakit yang mirip DD/DBD :

  • Flu biasa
  • Demam chikungunya
  • Demam tifoid
  • Campak
  • Gejala awal mirip, tetapi mulai tampak perbedaan pada hari ke empat.

MANAJEMEN DD/ DBD

Prinsipnya adalah terapi suportif.

  1. Mencatat hari, tanggal, jam penderita mulai demam.
  2. Minum obat demam (parasetamol), hindari aspirin, ibuprofen.
  3. Istirahat total, makanan lunak, banyak minum (air putih, sari buah, air kelapa)
  4. Kontrol ke dokter bila demam tidak menurun selama 2-3 hari dengan penggunaan obat demam.
  5. Dirawat di RS selama masa kritis (hari ke 4,5,6 demam) dan tergantung hasil pemeriksaan dokter dan laboratorium (trombosit dan hematokrit).

Catatan penting : SEGERA bawa ke RS bila ditemukan tanda-tanda SYOK ! ! !

Jumlah kasus DBD di Indonesia umumnya meningkat pada musim hujan sejak bulan Desember sampai dengan April-Mei tiap tahun.

Pencegahan DBD yang paling efektif adalah dengan:

  • Pemberantasan nyamuk DBD:
  • Ciri fisik nyamuk DBD:
    1. Berwarna hitam dengan loreng putih (belang-belang berwarna putih) di sekujur tubuh nyamuk.
    2. Bisa terbang hingga radius 100 meter dari tempat menetas.
    3. Nyamuk betina membutuhkan darah setiap dua hari sekali.
    4. Nyamuk ini untuk mencapai tahap kenyang sedikitnya bisa menggigit lima orang.
    5. Nyamuk betina menghisap darah pada pagi hari dan sore hari.
    6. Senang hinggap di tempat gelap dan benda tergantung di dalam rumah.
    7. Hidup di lingkungan rumah, bangunan dan gedung.
    8. Nyamuk bisa hidup sampai 2-3 bulan dengan rata-rata 2 minggu.
  • Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan 3M Plus:
    1. Menguras tempat-tempat penampungan air secara teratur seminggu sekali atau menaburkan bubuk abate.
    2. Menutup rapat-rapat tempat penampungan air.
    3. Mengubur/menyingkirkan barang bekas yang dapat menampung air.
    4. Melipat pakaian, jangan menggantung pakaian.
    5. Mengoleskan repelan (krim anti-nyamuk)
    6. Memakai kelambu
    7. Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk (nila, cupang) di kolam, tempat penampungan air.
  • Fogging (pengasapan) kurang efektif dalam memberantas nyamuk karena hanya dapat mematikan nyamuk dewasa.

“MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA MENGOBATI”

By: Kak Seber

Peran seorang pria sebagai kepala keluarga sangatlah penting bagi anggota keluarganya. Seorang pria sebagai sosok seorang suami dan ayah bagi istri dan anak-anaknya tidak cukup hanya melakukan tugas mencari nafkah bagi keluarganya. Namun pada kenyataannya, para pria yang larut dalam sosok seperti itu, kerap sekali mengabaikan permasalahan-permasalahan keluarga. Para pria cenderung berpikiran bahwa dengan memberikan nafkah bagi keluarga sudah cukup, hal-hal yang lain dalam kehidupan keluarga, biarlah para wanita sebagai seorang istri dan ibu yang mengelolanya. Sehingga tak jarang kita jumpai banyak istri dan anak-anak yang mengeluh akan suami dan ayahnya tidak memperhatikan dan seolah-olah melarikan diri dari tanggung jawab sebagai seorang suami dan ayah.

Menanggapi permasalahan tersebut khususnya di Cikarang dan dalam rangka mengawali perwujudan program unggulan RAKA PITC 2013-2014 yakni menjadi Orang Tua Katolik Sejati (OTKS melalui proses retret Pembebasan, Pemberdayaan dan Pendalaman), maka pada misa Paroki pada hari Sabtu Minggu, tanggal 15-16 Februari 2014 yang lalu, para pria di Paroki Ibu Teresa Cikarang bersama-sama membacakan Resolusi Bapak Keluarga PITC 2014 dalam Misa Paroki, yang bertuliskan sebagai berikut:

 

RESOLUSI BAPAK KELUARGA PITC 2014

 

Aku sadar bahwa seringkali sosok bapak dalam keluarga hanya identik dengan pencari nafkah sosok yang kaku, lebih mementingkan pekerjaan ataupun sosok bapak yang terlalu protektif, bahkan bapak yang melarikan diri dari tanggung jawabnya.
 
Aku tidak mau menjadi bapak yang seperti itu. Aku ingin berubah menjadi pemberi arah hidup Kristiani bagi anak-anak dan isteriku. Bagaimana bisa berubah? Dengan pertolongan rahmat Allah yang Mahakasih serta pengenalan akan teladan Yesus Kristus sebagai seorang pria yang dalam hidup-Nya mau mengasihi sampai sehabis-habisnya serta mau melayani, bukan dilayani, dan dalam Roh Kudus, aku memberanikan diri membuat resolusi yang berlandaskan Iman Katolik (Kitab Suci, Tradisi dan Ajaran Gereja Katolik)
  1. Aku akan bersungguh-sungguh berusaha mengatasi segala permasalahanku, istriku, dan anak-anakku.
  2. Aku akan menjadi imam, nabi, dan pemimpin bagi keluargaku serta mengajar mereka akan Sang Sabda yang menuntun jalan hidup keluargaku.
  3. Aku akan mencintai istri, anak dan seluruh anggota keluargaku, melindungi, melayaninya, dan bekerja dengan tekun untuk mencukupi kebutuhan keluarga.
  4. Aku akan setia kepada istriku, mengasihi dan menghormati dia, dan bersedia menyerahkan nyawaku baginya seperti Yesus Kristus yang rela matiku bagiku.
  5. Aku akan memberkati anak-anakku dan mengajar mereka untuk mengasihi Allah dengan segenap hati, pikiran, dan segenap kekuatan mereka.
  6. Aku akan melatih anak-anakku untuk menghormati otoritas Hirarki Gereja Katolik dan hidup secara bertanggung jawab. Aku akan melawan kejahatan kejahatan, memperjuangkan keadilan dan mewujudkan kasih pengampunan.
  7. Aku akan berdoa untuk orang lain dan memperlakukan mereka dengan baik, penuh kasih dan rasa hormat.
  8. Aku akan mengampuni mereka yang telah menganiaya dan bersalah terhadapku serta berdamai, memohon maaf kepada orang-orang yang telah aku sakiti.
  9. Aku akan belajar dari kesalahan-kesalahanku, bertobat dari dosa-dosa, dan menjalani hidup dengan integritas sebagai orang beriman kepada Allah.
  10. Aku akan berusaha untuk memuliakan Tuhan, setia kepada Gereja-Nya, mematuhi Firman-Nya, dan melakukan kehendak-Nya.
  11. Aku akan berusaha keras dengan kekuatan Allah untuk melaksanakan resolusi ini selama sisa hidupku dan untuk kemuliaan-Nya semata.
Aku dan seiisi rumahku, kami akan menyembah dan melayani Tuhan. – Joshua 24:15 (dari berbagai sumber)

Perubahan musim sudah menjadi hal biasa di bagi mereka yang tinggal di daerah troipis, termasuk Indonesia. Perubahan musim dari musim panas ke musim hujan dan sebaliknya. Risiko terserang berbagai penyakit pun mengancam tiap individu saat perubahan musim tiba.

Ketika musim hujan tiba, masalah kebersihan lingkungan menjadi kurang terkendali, persediaan air bersih dapat dengan mudah tercemar, dan adanya hewan perantara yang dapat menyebarkan penyakit dengan cepat, ditambah lagi terkadang daya tahan tubuh menurun pada saat perubahan musim.

Kita perlu mengetahui beberapa penyakit yang sering muncul selama musim hujan, sehingga kita dan keluarga bisa lebih waspada sehingga tidak sampai terserang penyakit tersebut.

Berikut ini beberapa penyakit yang sering muncul ketika musim hujan tiba:
1. Influenza (Flu)

Penyakit ini disebabkan oleh virus yang ditandai dengan gejala utama demam dan pilek. Selain itu bisa juga mengalami hidung tersumbat, sakit kepala, dan juga sakit tenggorokan. Berbeda dengan selesma (Common Cold), influenza bisa menyebabkan kondisi yang lebih berat.

2. Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)

Penyakit ini bisa disebabkan oleh bakteri maupun virus dan berbagai mikroba lain, yang ditandai dengan gejala batuk, pilek, panas/demam, bahkan pada kondisi yang berat bisa sampai sesak nafas dan nyeri dada.

3. Demam Berdarah

Tentu penyakit ini sudah sangat familiar di telinga kita, karena kasusnya sering kita lihat baik di lingkungan kita ataupun di media. Pada musim hujan, tentu genangan air dimana-mana, nyamuk Aedes aegypti sebagai hewan perantara demam berdarah bisa berkembang biak.

4. Diare

Diare sangat erat dengan kebersihan individu dan kebersihan makanan. Saat musim hujan, air bisa dengan mudah tercemar kotoran, sehingga apabila kebersihan lingkungan dan makanan tidak dijaga, kita bisa terkena diare dengan mudah.

5. Demam Tifoid

Selama musim hujan, kita juga harus hati-hati dengan penyakit demam tifoid atau lebih sering dikenal penyakit typhus di masyarakat. Hal ini juga erat kaitannya juga dengan kebersihan makanan. Yang perlu diwaspadai biasanya daya tahan tubuh kita juga sedang turun sehingga bisa memperberat kondisi kesehatan apabila terkena penyakit ini.

6. Penyakit Kulit

Biasanya penyakit kulit yang sering terjadi pada musim hujan adalah infeksi bakteri, jamur di kulit ataupun penyakit alergi. Lingkungan yang lembab, membuat jamur lebih mudah tumbuh. Suhu dingin yang berlebihan juga bisa menjadi pencetus terjadinya alergi di kulit.

7. Leptospirosis

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri leptospira dan ditularkan melalui kotoran/kencing tikus yang biasanya terbawa oleh air banjir. Bakteri ini biasanya masuk ke tubuh kita melalui selaput lendir mata, hidung, kulit yang luka, ataupun makanan.

8. Chikungunya

Penyakit ini disebabkan oleh virus Chikungunya yang juga disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes albopictus. Gejalanya seperti mengalami flu, demam, menggigil, juga nyeri sendi dan otot.

Influenza adalah penyakit terbanyak dialami terutama saat musim hujan tiba. Mari kita telaah lebih lanjut tentang penyakit ini.

Influenza (Flu)

Penyakit influenza merupakan infeksi akut di daerah saluran pernafasan (hidung, tenggorokan, dan paru) yang disebabkan oleh virus influenza. Virus ini mudah sekali tersebar melalui udara dari satu orang ke orang lain. Virus influenza dibagi menjadi 3 (tiga) tipe dasar yaitu virus A, B, atau C. Biasanya yang menyerang manusia adalah virus influenza A, yang dapat diidentifikasi dengan penandaan protein H dan N, misalnya virus H1N1, H5N1, dan lain-lain.

Penyakit ini terjadi setiap tahunnya, biasanya pada saat perubahan musim, dan dapat menyerang semua orang dengan berbagai umur, dari anak-anak sampai usia lanjut.

Gejala yang bisa kita lihat antara lain demam, pilek, sakit tenggorokan, pegal-pegal, sakit kepala, batuk, dan juga mata berair. Biasanya gejala muncul kurang lebih dalam satu hari setelah terpapar udara yang terkontaminasi dengan virus influenza. Penyakit ini bisa menyebabkan kondisi yang lebih berat seperti sesak nafas, infeksi sekunder oleh bakteri lain, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Untuk penatalaksanaannya dibagi menjadi dua yaitu terapi simtomatik/suportif dan terapi definitif. Untuk terapi simtomatik diberikan sesuai dengan gejala yang timbul. Misalnya apabila ada demam bisa diberikan antipiretik seperti parasetamol, ibuprofen; kalau ada keluhan pilek bisa diberikan dekongestan dan atau antihistamin. Dosis penggunaan obat simtomatik bisa diberikan sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk terapi definitif biasanya diberikan obat antivirus, dan jika ada infeksi sekunder dapat diberikan antibiotika.

Tips Pencegahan agar Terhindar dari Influenza

Tentunya kita semua tidak mau sakit. Slogan Lebih baik Mencegah daripada Mengobati. Nah ada beberapa langkah mudah yang bisa kita lakukan antara lain:

  1. Mencuci tangan adalah tindakan sederhana namun terbukti efektif mencegah penularan
  2. Menjaga jarak dengan penderita influenza (jika perlu memakai masker)
  3. Perbanyak konsumsi sayur dan buah
  4. Perbanyak minum air putih sehingga tetap terhidrasi
  5. Olahraga secara teratur
  6. Istirahat yang cukup
  7. Jika diperlukan dapat mengkonsumsi suplemen imunomodulator seperti golongan Echinacea, Vitamin C atau Zink

Selain itu langkah pencegahan yang cukup penting untuk dilakukan terutama di daerah endemis influenza adalah dilakukan vaksinasi

PENTING ADALAH MEMPERKUAT DAYA TAHAN TUBUH
HAYO TETAP FIT SEKALIPUN PERUBAHAN MUSIM

By: Kak Seber

Kepala pusing, tenggorokan dan kulit terasa kering menjadi sinyal penting tanda tubuh kekurangan cairan, atau dehidrasi. Namun selain dari kondisi fisik, dehidrasi juga dapat dilihat dari warna air seni (urin). Untuk mengetahui cairan dalam tubuh masih dalam keadaan normal atau tidak, dapat dilihat dari warna air seni. Bila warna air seni cenderung ke arah gelap artinya sobat kekurangan cairan dan sebaliknya. Ini menjadi tanda, jika dehidrasi tak hanya membuat tubuh kekurangan cairan tapi juga berpengaruh pada konsentrasi kandung kemih. Organ ginjal yang menghemat cairan untuk produksi urin membuat warna air seni berubah menjadi gelap.

Begitu juga sebaliknya, warna air seni cenderung ke arah jernih atau bening, tandanya cairan dalam tubuh ada dalam keadaan normal. Warna air seni mulai terlihat kuning pucat, ini masih dalam batas aman, namun jika warna sudah mengarah seperti warna teh (kuning pekat bahkan coklat), Patut DIWASPADAI. Ini tubuh sobat mengalami DEHIDRASI.

Level Warna Air Seni

1

 

 

 

 

Warna air seni bisa mendeteksi penyakit lho…

Air seni bukanlah sekadar produk limbah dari tubuh. Air seni merupakan cairan sisa yang diekskresikan ginjal. Cairan ini memiliki kandungan utama air dengan bahan terlarut sisa metabolisme seperti urea, sulfat, amonia, potasium, sodium, fosfat dan magnesium.

Air seni disaring di dalam ginjal, dibawa melalui saluran kemih (ureter) menuju kandung kemih, akhirnya dibuang keluar tubuh melalui uretra. Selama proses tersebut, warna air seni yang keluar melalui uretra kita pun bisa bermacam-macam.

Warna air seni normal biasanya kuning bercahaya karena merupakan hasil ekskresi (pengeluaran) pigmen yang ditemukan dalam darah yang disebut urochrome. Tapi urine bisa berubah warna, sesuai dengan makanan atau penyakit yang diderita seseorang.

Warna air seni juga bisa menunjukkan indikasi awal penyakit tertentu. Berikut penjelasan singkatnya:

Kuning pekat

Kondisi ini bisa jadi efek asupan obat-obatan tertentu yang masuk ke tubuh. Namun, ini tak bisa dianggap remeh. Konsultasikan ke dokter karena warna air seni semacam ini bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan seperti gangguan liver dan hepatitis.

Putih susu

Warna ini seringkali menjadi pertanda adanya pertumbuhan bakteri di dalam saluran kemih. Mengindikasikan infeksi saluran kencing atau gejala batu ginjal

Merah atau merah muda

Warna air seni semacam ini bisa terjadi akibat konsumsi makanan dengan pewarna merah alami. Namun dalam sejumlah kasus serius, ini mengindikasikan adanya kontaminasi darah dari ginjal. Jika disertai nyeri di perut dan demam, ini juga bisa mengindikasikan infeksi kandung kemih.

Oranye

Warna air seni menyerupai kulit jeruk mungkin terjadi akibat efek samping obat-obatan yang sobat konsumsi. Tanyakan kepada dokter tentang kondisi ini. Terlalu banyak asupan makanan artifisial (zat pewarna) juga bisa menjadi pemicu

Cokelat gelap atau seperti teh

Bisa akibat efek samping dari obat tertentu. Namun, bisa juga menunjukkan adanya kelainan hati, terutama bila disertai dengan wajah pucat kuning dan kulit kuning.

12

Jadikan minum air putih yang cukup sebagai KEBIASAAN

Hidup Sehat GA PERLU pake MAHAL

By: Kak Seber

Penyebab Sariawan Berulang

Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) atau yang lebih dikenal dengan sariawan merupakan luka terbuka yang kecil dalam mulut. Sariawan bisa terjadi berulang dari ukuran yang kecil hingga yang lebih besar. Belum diketahui pasti apa penyebab munculnya sariawan. Namun, sariawan bisa disebabkan berbagai faktor, seperti:

1. Genetik

Sariawan bisa dipengaruhi oleh faktor genetik. Jika kedua orangtu menderita SAR maka kemungkinan besar anak-anaknya juga mengalami SAR. Seseorang yang memiliki riwayat keluarga SAR akan mengalami SAR sejak muda dan lebih berat ketimbang seseorang tanpa riwayat keluarg SAR.

2. Alergi dan sensitivitas

Alergi merupakan suatu respon imun spesifik yang tidak diinginkan (hipersensitifitas) terhadap alergen tertentu. SAR bisa dialami akibat sensitivitas jaringan mulut terhadap beberapa bahan pokok yang ada dalam pasta gigi, obat kumur, lipstik, permen karet, bahan gigi palsu atau bahan tambalan, serta bahan makanan. Peradangan akan berkembang menjadi SAR setelah kontak dengan bahan-bahan yang sensitif tadi.

3. Pasta gigi dan obat kumur sodium lauryl sulphate (SLS)

Hasil penelitian menunjukkan, SLS yang biasa terkandung dalam produk pasta gigi atau obat kumur yang mengandung busa berhubungan dengan peningkatan risiko sariawan karena SLS bisa mengakibatkan permukaan rongga mulut kering dan rentan dengan iritasi.

4. Trauma

Sariawan dapat terbentuk pada daerah bekas terjadinya luka penetrasi akibat trauma. Umumnya sariawan terjadi karena bibir tergigit saat berbicara atau saat mengunyah, akibat perawatan gigi, makanan atau minuman terlalu panas, dan sikat gigi. Trauma bukan faktor yang berhubungan dengan berkembangnya SAR pada semua penderita, tetapi trauma dapat dipertimbangkan sebagai faktor pendukung.

5. Gangguan immunologi

Salah satu penelitian mungungkapkan bahwa respon imun yang berlebihan pada pasien SAR menyebabkan ulserasi lokal pada mukosa.

6. Stres

Stres secara tidak langsung bisa menyebabkan munculnya sariawan. Stres merupakan reaksi tubuh terhadap perubahan lingkungan yang terus menerus terjadi sehingga berpengaruh terhadap fisik dan emosi.

7. Defisiensi nutrisi

Kekurangan nutrisi seperti asam folat, zat besi, zink, dan vitamin B12 juga berisiko menyebabkan munculnya SAR.

8. Hormonal

Biasanya di masa pra-menstruasi wanita akan mengalami sariawan. Kondisi ini diduga akibat faktor hormonal. Estrogen dan progesteron merupakan hormon yang dianggap berperan penting dalam munculnya SAR ini. Penurunan estrogen menyebabkan suplai darah utama ke perifer menurun dan terjadi gangguan keseimbangan sel-sel termasuk rongga mulut sehingga memicu terjadinya SAR.

Apa yang Perlu Saya Lakukan untuk Mengobati Sariawan?

  1. Ketahui terlebih dahulu penyebab sariawan
  2. Diobati sesuai penyebabnya
  3. Terapi supportif berupa memperbanyak asupan makanan, khususnya yg mengandung vitamin B12 dan zat besi seperti sayur-sayuran.
  4. Terapi tanpa obat adalah dengan menjaga kebersihan rongga mulut, meminimalisasi stress, tidak merokok, dan menghindari trauma fisik.
  5. Terapi dengan obat bisa dengan obat oles atau obat kumur untuk sariawan.

SARIAWAN NO WAY
By: Kak Seber

Sering kita menganggap remeh penyakit gigi berlubang. Berbagai alasan dikemukakan : takut ke dokter gigi, perawatan gigi itu mahal, kalo tidak sakit ngapain ke dokter gigi, nanti juga sembuh sendiri dan sejumlah alasan lainnya. Namun, ternyata dibalik keremehannya, ternyata gigi berlubang ini menyimpan resiko yang lebih besar jika dibiarkan secara berkelanjutan, bahkan dapat memicu munculnya penyakit jantung atau gagal ginjal. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Lubang pada gigi ini selain membuat rasa sakit, jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan tepat mengakibatkan akar gigi membusuk. Hal ini dapat membuat gigi yang berlubang ini menjadi sumber infeksi yang menyerang organ tubuh lainnya. Darah yang berasal dari area gigi berlubang ini akan dipenuhi dengan kuman dan bakteri yang berasal dari pembusukan akar gigi. Kita semua tahu bahwa darah akan terus bersirkulasi di dalam tubuh. Hal ini membuat darah yang telah terkontaminasi itupun akan menyebar ke berbagai organ tubuh kita.

Sistem kekebalan tubuh kita dapat melemah sewaktu waktu, dan saat itu terjadi, bakteri dan kuman tersebut dapat menetap pada satu organ tertentu dan menimbulkan peradangan atau penyakit yang cukup berbahaya. Sebagai contoh adalah organ jantung ataupun ginjal. Jika salah satu atau kedua organ tersebut berhasil diserang oleh bakteri dan kuman, maka akan dapat menimbulkan penyakit jantung (seperti endocarditis) dan atau gagal ginjal.

Pengobatan kedua penyakit tersebut tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan membutuhkan banyak waktu, tenaga, dan mental yang kuat. Maka untuk menghindari adanya kemungkinan mendapatkan penyakit tersebut, ada baiknya kita lebih mewaspadai gigi berlubang dan sejenisnya. Jika mulai merasakan adanya sakit, sebaiknya kita harus sedini mungkin memeriksakan gigi kita ke dokter untuk ditangani dengan benar. Pemeriksaan rutin ke dokter gigi 2 (dua) kali setahun juga perlu dilakukan untuk mencegah kondisi memburuk pada gigi berlubang.

PENGOBATAN SEDINI MUNGKIN
AKAN MENCEGAH PENYAKIT BERKEMBANG LEBIH LANJUT
JANGAN TAKUT KE DOKTER GIGI KARENA
GIGI YANG SEHAT MENCERMINKAN KESEHATAN TUBUH KITA
By: Kak Seber

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.